Sartono adalah guru seni musik yang belajar sendiri dari berbagai pengetahuan.
Pada tahun 1978, Sartono adalah satu-satunya guru seni musik yang bisa membaca not balok di wilayah Madiun.
"Itu semua ia pelajari sendiri, tanpa mengenyam pendidikan tinggi tentang musik," tutur Damiyati.
Bahkan karena keterbatasan alat musik yang ia punyai, lanjut Damiyati, lagu "Hymne Guru" yang saat ini sangat terkenal itu, ia ciptakan dengan bersiul sambil menuliskan nada dan liriknya ke dalam catatan kertas.
Sartono memulai kariernya sebagai guru seni musik pada tahun 1978.
