Situasi berubah menjadi genting ketika Hendri mematikan lampu dan keluar dengan membawa senjata api. Ia menodongkan senjata ke arah aparat, memaksa mereka berlindung.

Ketegangan meningkat ketika Serma Randi, salah satu anggota Subdenpom, mencoba membujuk Hendri untuk menyerah. Namun, Hendri justru menjadikan Serma Randi sebagai sandera untuk melarikan diri.

"Karena alasan keselamatan anggota, saya memutuskan mundur," ujar Letda Jaka.

Beberapa saat kemudian, Serma Randi ditemukan dalam kondisi terluka akibat tembakan.

Aksi Meloloskan Diri