“Ternyata, bapak Sunhaji berjualan es teh karena mengalami cedera patah tulang tangan saat kerja di pemotongan kayu. Akhirnya pak Sun memilih berjualan es untuk menafkahi istri dan kedua anaknya yang masih SD dan SMP,” tulis akun X @JhonSitorus_18.
Dalam acara sholawatan tersebut, Sunhaji mengaku tersinggung oleh perkataan Gus Miftah yang terkesan mengolok-olok dirinya.
“Saya tersinggung. Saya lagi masuk (kerumunan untuk berdagang), ada suara (hinaan) kayak gitu,” ujar Sunhaji, seperti dikutip dari tribunnews.com, Rabu (4/12/2024).
Momen tersebut semakin menyakitkan karena beberapa tokoh agama yang hadir turut menertawakan dirinya.
Meski merasa sedih dan tertekan, Sunhaji tetap menjajakan dagangannya. Ia memilih fokus pada tujuannya mencari nafkah untuk keluarga.
