Persebaran berlangsung secara berantai melalui platform seperti TikTok, X, serta aplikasi perpesanan. Dalam waktu singkat, topik ini menjadi salah satu yang banyak diperbincangkan oleh pengguna internet. Sejumlah akun turut membagikan ulang informasi sehingga jangkauan penyebaran semakin luas.

Sebagian pengguna mengaku menemukan tautan yang diklaim mengarah pada video tersebut. Namun, tidak ada jaminan bahwa tautan tersebut benar-benar memuat konten yang dimaksud. Dalam beberapa kasus, tautan serupa justru mengarah pada situs yang tidak relevan.

Klaim 16 Tautan dan Persebarannya

Informasi mengenai 16 bagian video menjadi salah satu faktor yang mempercepat viralitas isu ini. Tautan-tautan tersebut disebut disebarkan melalui Telegram dan platform lainnya secara berantai oleh sejumlah akun.

Selain video, sejumlah foto juga turut beredar dan dikaitkan dengan sosok yang sama. Dalam beberapa unggahan, foto tersebut ditampilkan dalam jumlah banyak dan diklaim sebagai bagian dari identitas yang sama. Hal ini memicu spekulasi lanjutan di kalangan pengguna media sosial.