MUNA, TELISIK.ID - Sejak dibangun tahun 2020 lalu, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kontunaga, Kabupaten Muna hingga saat ini belum juga berfungsi.
Masyarakat yang berada di Kecamatan Kontunaga dan Lohia pun makin resah, akibat belum bisa menikmati air bersih.
Biaya sambungan rumah (SR) melalui Dana Desa (DD) tahun 2021 hingga saat ini belum juga terealisasi. Masyarakat pun murka. Mereka akhirnya melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati dan DPRD Muna, Senin (10/1/2022).
Korlap Aksi, Irwan Sangia menerangkan, air bersih sudah sangat dibutuhkan masyarakat. Sudah beberapa tahun terakhir, masyarakat selalu hanya mendapat janji manis dari pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari ini.
"Sekarang kita mau pastikan kapan air mengalir. Jangan sampai SPAM itu tidak bisa berfungsi dan hanya dijadikan sebagai bahan pencitraan," kata Irwan Sangia.
