“Kami tetap mengacu pada kuota. Tidak ada penambahan rombel. Siswa yang tidak lulus akan otomatis diarahkan ke sekolah pilihan berikutnya karena sistem membuka peluang mendaftar lebih dari satu sekolah,” jelas Armin.

Dari sisi jalur pendaftaran, para pendaftar tersebar ke dalam empat jalur utama, yakni jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.

Jalur domisili menjadi yang paling banyak diminati dengan jumlah pendaftar mencapai 263 siswa, disusul oleh jalur prestasi sebanyak 205 siswa, yang menunjukkan tingginya animo peserta didik untuk bersaing melalui capaian akademik maupun nonakademik.

Sementara itu, jalur afirmasi tercatat sebanyak 97 pendaftar, dan jalur mutasi, yang diperuntukkan bagi siswa pindahan karena perpindahan tugas orang tua atau wali, diikuti oleh 19 siswa.

Sebaran ini menunjukkan bahwa jalur prestasi dan domisili menjadi pilihan paling dominan, mencerminkan keinginan masyarakat untuk bersaing secara akademik maupun mengandalkan wilayah zonasi.