"Jadi saya tidak mengatakan akan terjadi, tapi harus hati-hati. Sri Langka itu jadi pelajaran. Tidak hanya Sri langka, Pakistan juga berat," kata Didik dilansir Kompas.com.
Didik menilai pemerintah Indonesia terlalu menggampangkan permasalahan utang selama enam tahun terakhir ini.
Baca Juga: Pemerintah RI Kecam Serangan Israel di Masjid Al Aqsa
Padahal dalam kurun waktu dua tahun saja utang Indonesia meningkat secara signifikan.
"Bagaimana menggampangkan, utang kita ini dalam waktu dua tahun, dalam waktu yang sangat pendek itu meningkatnya sangat cepat sekali," ungkapnya.
