"Ketersediaan vaksin di sini masih jauh dari target yang seharusnya. Untuk Sultra sendiri membutuhkan sekitar 4 juta dosis vaksin, namun yang diterima baru 1,3 juta dosis vaksin. Jadi masih sangat jauh dari data jumlah vaksin yang harusnya diterima," ujar Muhadjir.

Minimnya ketersediaan vaksin itu, lanjut Muhadjir, berpengaruh pada target yang harus dicapai, beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara sampai saat ini baru 30%.

"Beberapa kabupaten di Sultra baru mencapai 30 persen, kecuali Kota Kendari sudah mencapai 60 persen," lanjut Muhadjir.

Muhajjir juga menyebutkan booster untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) masih kurang dari 1%.

"Saya mohon Kepala Dinkes agar mempercepat pemberian booster untuk Nakes sesuai dengan Instruksi Presiden agar keselamatan dari Nakes lebih terjamin," lanjut Muhadjir.