Syarat ketiga yang diajukan adalah calon harus pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan kader Partai Golkar. Derek menekankan pentingnya pendidikan kader untuk memastikan calon memiliki pemahaman yang mendalam tentang ideologi, nilai-nilai, dan tujuan partai.
Baca Juga: Golkar Resmi Usung SKI-Sudirman Bertarung di Pilkada Kendari
Lebih lanjut, Derek juga menegaskan bahwa calon yang maju harus memiliki kapabilitas dan akseptabilitas serta tidak pernah terlibat dalam Gerakan 30 September 1965. Keterlibatan dalam gerakan tersebut dianggap sebagai penghianatan terhadap negara dan partai, sehingga menjadi syarat yang mutlak dipenuhi.
“Calon juga harus bersedia meluangkan waktu dan sanggup bekerja sama secara kolektif dalam Partai Golkar,” ujarnya.
Pendaftaran calon Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029 akan dimulai pada Senin, 19 Agustus 2024, pukul 16.00 hingga 22.00 WIB di Kantor DPP Partai Golkar.
