Salah satu tulisannya adalah A Brief History of Time yang tercantum dalam daftar best seller di Sunday Times London selama 237 minggu berturut-turut. Suatu periode terpanjang dalam sejarah.

Melansir merdeka.com, Hawking selalu tertarik pada ilmu pengetahuan. Hawking terinspirasi dari guru matematikanya yang bernama Dikran Tahta untuk mempelajari matematika di universitas.

Ayahnya ingin agar Hawking masuk ke University College, Oxford, tempat ayahnya dulu bersekolah. Hawking lalu mempelajari ilmu pengetahuan alam. Dia mendapat beasiswa dan lalu berspesialisasi dalam fisika.

Setelah menerima gelar B.A. di Oxford pada 1962, dia tetap tinggal untuk mempelajari astronomi. Dia memilih pergi ketika mengetahui bahwa mempelajari bintik matahari tidak sesuai untuknya dan Hawking lebih tertarik pada teori daripada observasi. Hawking lalu masuk ke Trinity Hall, Cambridge. Ia mempelajari astronomi teoretis dan kosmologi.

Segera setelah tiba di Cambridge, gejala sklerosis lateral amiotrofik (ALS) yang akan membuatnya kehilangan hampir seluruh kendali neuromuskularnya mulai muncul. Pada tahun 1974, ia tidak mampu makan atau bangun tidur sendiri.