Ketua yayasan sekaligus salah satu pendiri STIKOM 22 Januari, Irfan Sepria Baresi menjelaskan, proses kaderisasi mahasiswa  yang memiliki potensi akademik yang baik, pada akhirnya akan difasilitasi untuk lanjut S2 dan kembali untuk menjadi tenaga pendidik di kampus ini. Tanpa tanggung-tanggung, karena target hingga 5 tahun ke depan pengembangan SDM.

"Kami juga memiliki program yang mendukung prestasi mahasiswa, sehingga setiap even tentang teknologi informasi, mahasiswa diikutsertakan. Sejak beroperasinya sampai dengan saat ini, kami sudah memiliki prestasi hingga tingkat nasional bersaing dengan beberapa kampus ternama,’’ ucapnya.  

Baca Juga: Mahasiswa dan Alumni Dipersiapkan untuk Pembangunan Ibu Kota Negara

Ia menambahkan, sasaran pendirian STIKOM memang untuk mereka yang gemar dan menyukai IT. Apalagi di sini perkuliahan berbasis proyek, artinya 1 mata kuliah yang diajarkan kepada mahasiswa dinilai bukan dari UTS atau UAS, tetapi ada proyek yang mereka hasilkan.

‘’Contohnya jika ada mata kuliah desain game, programnya itu ada game yang mereka hasilkan. Sehingga mahasiswa mampu menghasilkan proyeknya sendiri,’’ jelasnya.