Baca juga: Disebut Terpapar COVID-19, Hado Hasina: Jangan Ngarang
"Kami pastikan kebutuhan pokok masyarakat Kendari terpenuhi dengan baik," lanjutnya.
Namun 90 persen kebutuhan konsumsi pangan masyarakat Kota Kendari dipasok dari luar daerah, terutama dari Konawe Selatan, Konawe dan Sulawesi Selatan. Kebutuhan pangan yang dipasok dari luar mulai beras, sayur-mayur, hingga bumbu dapur (bawang putih dan bawang merah).
Hal tersebut disebabkan karena Kota Kendari belum mampu menghasilkan sendiri sejumlah kebutuhan pangan, apalagi kondisi lahan pertanian yang terbatas dan masih dalam skala kecil.
"Kalau pun ada, masyarakat Kendari yang menanam sendiri itu masih terbatas pada penggunaan pribadi, belum mampu untuk dipasarkan secara umum guna memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, ketergantungan akan pasokan dari daerah lain sangat besar," tambahnya.
