"Jadi sudah dikalkulasi dengan baik, kalaupun ada erornya itu selisihnya tidak signifikan," jelasnya.
Hampir semua kebutuhan pangan yang masuk ke Kolaka Utara, kata dia, dipasok dari luar daerah termasuk daerah-daerah yang ada di Sulawesi Selatan untuk beras dan Sulawesi Barat untuk sayur mayur.
"Kebutuhan beras rata-rata dipasok dari daerah luar, seperti Kabupaten Konawe, Kolaka Timur, dan Bombana termasuk juga dari daerah penghasil beras di Sulawesi Selatan. Hanya saat ini, daerah Sulsel terancam gagal panen akibat cuaca ekstrim," ujarnya.
Ketergantungan pasokan beras Kolaka Utara dari daerah lain juga dikemukakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kolaka Utara, Sidik. Menurutnya, sekitar 85 persen kebutuhan beras Kolaka Utara dipasok dari Kabupaten Konawe, Bombana, Kolaka Timur dan beberapa daerah di Sulawesi Selatan.
Sebab itu, pekerjaan rumah pemerintah daerah ke depannya, memikirkan agar produksi beras petani lokal mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Kolaka Utara minimal di angka 50 persen.
