Stok yang tersedia sekarang, kata dia, hanya untuk kebutuhan TNI-Polri sebagai tunjangan mereka untuk akhir tahun. Sedangkan untuk permintaan masyarakat masih menunggu stok yang masuk.

Lebih lanjut Wahab mengatakan, stok beras medium yang masuk nanti akan didistribusikan ke para konsumen melalui rumah pangan kita (RPK) dengan tetap memperhatikan stabilitas harga pangan yang sesuai HET.

Harga yang sesuai HET, diatur sebesar Rp 8.600 per kilo untuk RPK. Sedangakan dari RPK ke konsumen diatur sebesar Rp 9.950 per kilo.

RPK akan memyalurkan untuk enam kecamatan di wilayah utara, yakni Kecamatan Reok, Reok Barat, Cibal, Cibal Barat, Lamba Leda Utara dan Sambi Rampas.

"Permintaan mungkin semakin meningkat jelang Nataru. Tapi yang disalurkan melalui RPK bervariasi, ada yang 50 ton dan ada yang 20 ton per wilayah, tergantung kebutuhan," ucap Wahab.