"Telah dianggarkan Rp 1 miliar dari dana biaya tak terduga (BTT) untuk operasi pasar murah, yang akan dilaksanakan menjelang puasa," ungkapnya.

Untuk prosedur pelaksanaan pasar murah ini juga kembali dibagi menjadi empat wilayah, yakni Lawa Raya, Tiworo Raya, Kusambi Raya, serta bagi wilayah pesisir dengan memprioritaskan tiga komoditi yang saat ini terus mengalami kenaikan harga

"Ini berdasarkan data statistik, pada tiga komoditi ini tiap saat meningkat harganya, maka ini diupayakan agar masyarakat dapat menjangkau harga," ucap La Ode Aka.

Ia katakan, pihaknya saat ini belum menentukan kembali harga pada pasar murah, sebab akan dilakukan sidak pasar terlebih dahulu.

Baca Juga: Babi Dilarang Masuk ke Manggarai untuk Tangkal Virus AFS