Selain membahas tentang progres vaksinasi, rakor juga membahas tentang insentif tenaga kesehatan (Nakes).

Inspektur Kota Kendari Syarifuddin  mengatakan, rakor difokuskan pada dukungan informasi progres percepatan vaksinasi COVID-19 dan insentif tenaga kesehatan (Nakes) Kota Kendari tahun 2021.

Insentif Nakes ini diperuntukkan bagi Nakes di RSUD Kota Kendari, Dinas Kesehatan, serta 15 puskesmas se-Kota Kendari.

"Pemerintah Kota Kendari baru menyelesaikan pembayaran yaitu tunggakan insentif Nakes tahun 2020, kurang lebih memakai APBD sekitar Rp 7 miliar lebih, karena dari Kemenkes itu sekitar Rp 13 miliar hanya bisa membayar tagihan hingga September 2020, sebagian dibayar APBD," ungkapnya.

Pemerintah Kota Kendari bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemda kabupaten/kota se-Sultra menggelar rapat koordinasi membahas progres vaksinasi COVID-19 pekan lalu.