"Sampah-sampah sedikit demi sedikit mulai teruai. Begitu juga dengan taman kita yang indah sudah viral, karenanya kebersihannya harus terus dijaga," ujarnya.
Baca Juga: KM Teratai Resmi Layani Wanci-Kendari, Tiket Dijual dengan Harga Miring
Sementara itu, Kadis LH Muna, LM Yakup mengaku, sangat membutuhkan armada pengangkut sampah. Sebab, saat ini, armada yang ada kondisinya sudah tidak laik jalan. Dari delapan unit armada, yang beroperasi tinggal lima unit. Itupun, sering rusak.
"Armada kita tinggal lima unit yang beroperasi. Kita buat dua sift, pagi dan sore," kata Yakup.
Dengan adanya rencana penambahan armada itu, menurut sangat membantu anggotanya dalam mengangkut sampah-sampah. (B)
