MUNA, TELISIK.ID - Tim Satgas COVID-19 Muna Barat (Mubar) terkesan selalu mempolitisasi persoalan penanganan pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Raha.

Terlebih, Jubir Satgas COVID-19 Mubar,  Rahman Saleh yang selalu ngoceh di media daring. Padahal sesungguhnya, saat dua pasien asal Mubar yang dirawat, mereka tak punya kontribusi. Begitu pasien dinyatakan sembuh, mereka seolah menjadi pahlawan yang berhasil melakukan perawatan.

Jubir Satgas COVID-19 Muna, dr La Ode Ahmad Wahid Agigi pun kehilangan kesabaran dan angkat bicara. Sebagai Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), Wahid mengingatkan Satgas Mubar untuk tidak selalu mempolitisasi persoalan penanganan pasien. Sebab, mereka sangat tergantung di Muna.  

"Harusnya Satgas Mubar berterima kasih pada kami yang sudah merawat pasien mereka hingga sembuh. Ini yang terjadi malah mempolitisasi," kata Wahid.

Baca juga: Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Baru Percepatan Penanganan COVID-19