Jokowi juga mengajak rivalnya dalam pertarungan rematch di Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) sebagai bagian dari pendukung pemerintahan dengan diberikan kompensasi dua kursi jabatan menteri kepada Gerindra.

Dengan kehadiran di kabinet dari dua tokoh lawan politiknya seperti Calon Presiden Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan bersama Sandiaga Uno yang merupakan Calon Wakil Presiden diberikan tanggung jawab sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Presiden Jokowi mengamankan dukungan di legislatif dengan “senjata pamungkas” berupa mekanisme “bagi-bagi rezeki” (pork barrel).

Kasus Prank Jokowi dalam Dinamika Politik

Jokowi juga banyak mengerjai beberapa pimpinan partai politik yang merupakan pendukung pemerintah, rivalnya, maupun internal partainya sendiri. Kita dapat melihat betapa kecewanya Prabowo Subianto yang merupakan calon presiden (capres) dari Gerindra yang telah berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Jokowi dalam acara HUT Perindo berkomunikasi membesarkan perasaan Prabowo Subianto dengan menjelaskan perjalanan politik Jokowi yang selalu menang di berbagai kompetisi politik dalam pemilihan, yang akhirnya ditutup dengan pernyataan membuat Prabowo senang.