Sedangkan alasan perombakan sendiri kata Herry Asiku, disebabkan pengurus sebelumnya dianggap sudah tidak serius lagi. Karena saat dipanggil rapat partai tidak datang menghadiri. Maka diganti oleh orang-orang yang dinilai dapat membesarkan partai.
"Satu, dua kali tidak hadir mungkin kita masih toleran, tapi kalau sudah 10 kali berarti tidak serius urus Golkar. Kalau tidak serius minggir, karena yang antri itu banyak," cetusnya.
Ia juga mengungkapkan, terdapat lima orang formatur yang membentuk kepengurusan baru Partai Golkar, termasuk yang memasukkan empat nama tersebut.
"Bukan saya yang membentuk ini, tapi formatur yang memasukkan mereka jadi pengurus dan sudah ada SK-nya," jelasnya.
Herry pun mengakui, dalam perombakan struktur organisasi terdapat gesekan. Namun, ia bersikukuh melakukan hal itu semata-mata untuk membesarkan partai.
