Baca Juga: 5 Standar Kecantikan Aneh dan Unik di Dunia, Nomor 5 Melanggar HAM
"Delapan puluh persen perbedaan tinggi antara orang ditentukan oleh faktor genetik," kata Yengo.
Melansir Sindonews.com, lebih dari satu juta peserta penelitian adalah keturunan non-Eropa, yang mencakup Afrika, Asia Timur, Hispanik, atau Asia Selatan.
Dikutip dari Celebrities.id, tinggi anak biasanya menggunakan tinggi rata-rata kedua orang tua kandungnya, tapi menggunakan data genom ini, dokter anak bisa mendapatkan perkiraan yang lebih baik.
Ia melanjutkan jika studi ini akan menenangkan pikiran orang tua, anak bisa diprediksi tumbuh seperti gen mereka. Dan orang tua bisa segera mengambil tidakan jika diprediksi tidak dapat tumbuh sesuai dengan harapan.
