Untuk sekali pemotretan, konsumen akan dikenakan biaya sebesar Rp 30 ribu. "Termasuk di dalamya hasil cetak 10R satu lembar," jelasnya.

Dalam setiap operasinya, Ridwan dibantu oleh satu orang rekan yang bertugas sebagai pembuat nota pembayaran.

Untuk setiap momen wisuda, bisa menghasilkan Rp 4 juta dari foto-foto itu. Maka tidak heran dengan profesinya ini, ia nekat mengejar perhelatan wisuda dimanapun berada.

Baca Juga: 10 Persen Warga Kota Baubau Enggan Bawa Anak Imunisasi

Seorang ibu yang mengabadikan momen foto wisuda anaknya, Winda mengatakan, ingin memanfaatkan momentum wisuda tersebut untuk menyimpan foto kecil anaknya saat wisuda SD.