MANGGARAI, TELISIK.ID - Camat Reok, Ahmad Pahu, menekankan pentingnya meminimalisir jumlah stunting di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT, sebab hal tersebut merupakan program nasional yang harus diterapkan sampai ke tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, Kecamatan Reok termasuk wilayah dengan ranking pertama stunting di tingkat Kabupaten Manggarai. Oleh karena itu peran ibu-ibu TP PKK juga sangat penting untuk bisa meminimalisir angka stunting, apalagi TP PKK Desa sudah punya dana sendiri sebesar Rp 35 juta untuk menangani stunting.
"Kalau bapak desanya punya program penanganan stunting, maka ibu-ibu desanya juga harus dukung sehingga tercipta kerja sama yang apik. Begitu juga dengan bidan desa, kan sudah ada dananya," tutur Ahmad dalam sambutannya saat pelantikan dan mengukuhkan ibu-ibu kepala desa (Kades) menjadi Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Reok, Rabu (9/3/2022).
Ia menambahkan, jumlah angka stunting tertinggi di Kecamatan Reok berpusat di Desa Robek dan saat ini Desa Robek juga salah satu desa yang menjadi fokus penanganan masyarakat kurang gizi itu, meskipun dalam kesempatan pelantikan ini tidak ada Ketua TP PKK Desa Robek karena masih dipimpin Kades lama.
"Ibu Bupati pernah sampaikan ke saya bahwa peran ibu-ibu Kades dalam program TP PKK harus bisa menurunkan angka stunting minimal 3 persen, sehingga ke depan kita bisa berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas agar TP PKK tiap desa bisa bekerja sama dengan bidan desa," tambahnya.
