Dari data BKKBN Jawa Timur, stunting pada tahun 2022 angka prevalensinya masih cukup tinggi, yakni 23,5 persen. Angka tertinggi terdapat di Kabupaten Bangkalan sebesar 38,9 persen, sementara terendah di Kabupaten Mojokerto 6,9 persen dari keseluruhan di Jawa Timur.

Secara nasional, Wapres Ri Ma'ruf Amin beberapa bulan yang lalu mengatakan, prevalensi stunting tahun 2022 harus turun setidaknya tiga persen, melalui konvergensi program intervensi spesifik dan sensitif yang tepat sasaran, serta didukung data sasaran yang lebih baik dan terintegrasi. (B)

Penulis: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Kardin