"Saya minta intervensi tidak hanya dilakukan oleh tim penanganan stunting tetapi dilaksanakan oleh semua sektor terkait sebab tingkat keberhasilan program dipengaruhi oleh sektor non kesehatan," lanjutnya.
Kunci pencegahan dan penanggulangan stunting menurut Ali Mazi, adalah pada 1000 hari pertama kehidupan sehingga perhatian kepada ibu hamil melalui intervensi spesifik maupun intervensi sensitif perlu terus diupayakan.
Senada dengan itu Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, Hj. Usnia, A.Md. Keb, SKM mengatakan bahwa tujuan penyerahan mobil operasional tersebut adalah sebagai bentuk penghargaan kepada Kabupaten Buton di mana sudah 2 tahun berturut-turut meraih juara penilaian kinerja konvergensi stunting.
"Diharapkan Kabupaten Buton untuk meningkatkan kinerja dalam rangka penanggulangan stunting agar prevalensi stunting dapat diturunkan menjadi 14% sesuai target RPJMN dan RENSTRA Kemenkes," ungkapnya.
Baca Juga: Muhammadiyah Vaksin 1.000 Pelajar, Wabup Muna: Kalau Ada Belum Larang Masuk Sekolah
