Dikatakannya, TP PKK Muna Barat selama ini telah ikut andil dalam membantu memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan yang sejalan dengan visi kabupaten, yakni sejahtera bersama masyarakat dengan saling melengkapi dan menunjang satu sama lain.
Maka dalam program TP PKK Muna Barat fokus perhatiannya, yakni dalam upaya melakukan pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak, yang salah satunya pada program penurunan angka stunting.
"Status stunting di Indonesia menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai," ungkapnya.
Hal ini disampaikan oleh Kemenkes RI, revelensi stunting di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 27,7 persen, jauh dari target WHO yang targetkan pada angka di bawah 20 persen.
Dalam studi kasus Indonesia SSGI 2021, Sulawesi Tenggara mengalami stunting dengan revelensi mencapai 30,02 persen, dan ini masih berada di atas rata-rata stunting tingkat nasional yaitu 29 persen. Sedangkan Kabupaten Muna Barat pada tahun 2021 terdapat 364 kasus dengan revelensi 29 persen.
