Pendapat ini juga menjadi salah satu alasan mengapa istri-istri Nabi diharamkan menikah lagi setelah beliau wafat.

2. Bersama suami yang paling baik akhlaknya

Ada riwayat di mana Ummu Salamah atau Ummu Habibah bertanya kepada Nabi tentang wanita yang memiliki beberapa suami.

Beliau menjawab bahwa wanita itu akan bersama suami yang paling baik akhlaknya kepadanya di dunia.

“Ya Rasul, seorang perempuan memiliki dua suami di dunia. Keduanya wafat dan berkumpul di akhirat. Siapakah yang akan menjadi suami perempuan itu?” Rasul menjawab, “Perempuan itu akan menjadi istri laki-laki yang paling baik akhlaknya terhadap perempuan itu saat di dunia.” Rasul kemudian melanjutkan, “Wahai Ummu Habibah, laki-laki dengan akhlak yang baik pergi membawa kebaikan dunia dan akhirat.”