"Kalau sempit, dia akan sesak nafas karena penyakitnya," ucap Ningsih, Kamis (17/11/2022).

Hasil dari memulung, akan Ningsih kumpulkan sedikit demi sedikit untuk ditimbangnya. Ia mengaku menimbang dua kali dalam sebulan, sekali menimbang biasanya ia mendapat Rp 400 ribu.

Baca Juga: Menyambung Hidup, Kakek Ini Berjualan Kasoami

Setiap pagi pukul 08.00 Wita, ia akan keluar mendorong gerobaknya untuk memulung menyusuri jalan daerah Kecamatan Mandonga. Ketika lelah ia akan beristirahat di pinggir jalan dekat jembatan Teriping. Ningsih akan pulang ketika hari sudah pukul 06.00 Wita.

Seorang pedagang Ima yang berjualan di dekat jembatan Teriping mengaku sering melihat Ningsih beristirahat di pinggir jalan.