KENDARI, TELISIK.ID – Panas terik tak mengurangi semangat Erni bersama anak-anaknya mengais rupiah demi rupiah. Berjalan kaki di tengah gerah yang sangat, tak membuat keduanya mengeluh.
Barang bekas yang dibuang orang, bagi mereka justru adalah rezeki. Tempat sampah menjadi sasaran mereka mendapatkan botol plastik dan kertas karton bekas.
Jumat (28/10/2022) siang, keduanya masih terus berjalan menyusuri jalan utama dan lorong-lorong. Mereka keluar rumah setiap pagi, dan pulang ke kos-kosan di belakang Hotel Kartika, pada sore hari menjelang Maghrib.
Bertahun-tahun lamanya Erni menggeluti pekerjaan ini. Dia terpaksa menggantikan peran sang suami mencari nafkah, setelah suaminya sakit parah dan kini hanya bisa terbaring tak berdaya.
Tentu bukan hal yang mudah bagi Erni. Karena selain mencari nafkah untuk keluarga, dia juga harus mengurus anak-anaknya. Tak heran, dia terpaksa membawa serta dua anaknya ketika memulung.
