Kata dia, pelaku juga sempat diamankan oleh warga usai melakukan penganiyaan terhadap istrinya. Namun, karena ayah pelaku datang membawa parang dan mengancam warga itu akhirnya pelaku melarikan diri.
"Sudah diamankan warga, namun karena ayahnya mengira anaknya disiksa, dia membawa parang. Warga pun ketakutan akhirnya pelaku melarikan diri," tuturnya.
Baca juga: Plt Kades Wantiworo Muna Diduga Aniaya Warganya
Iptu Jhon Harto Panjaitan mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan atas adanya bantuan masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas terkait keberadaan pelaku. Sehingga petugas langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Masyarakat memberikan infomasi keberadaan pelaku. Petugas langsung turun melakukan pengejaran. Namun saat ditangkap, pelaku memberikan perlawanan dengan menyerang petugas. Sehingga kedua kaki pelaku ditembak," ungkapnya.
