Pada tahun 1903, saat telah berusia 15 tahun, Soetomo menempuh pendidikan kedokteran di School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) adalah sekolah untuk pendidikan dokter pribumi di Batavia pada zaman kolonial Hindia Belanda.
Dan saat studi di STOVIA inilah Soetomo bersama teman-temannya pada tahun 1908 mendirikan organisasi Boedi Oetomo.
Setelah menyelesaikan studi di Stovia pada 11 April 1911, Soetomo memulai kerja dan pengabdiannya di Lubuk Pakam Sumatra Utara, kemudian berpindah ke Malang, Kepanjen, Magetan dan Blora.
Saat bertugas di rumah sakit di Blora, pada tahun 1917, Soetomo jatuh cinta dan menikah dengan seorang perempuan Belanda, yang saat itu menjadi perawat di rumah sakit tersebut yaitu Ny.Everdina J. De Graaff yang suaminya telah meninggal beberapa tahun sebelumnya di Belanda.
Ketertarikan Soetomo pada perawat tersebut, dimulai saat dia selalu melihat perawat tersebut meski rajin dalam bekerja, tetapi selalu berwajah murung. Seolah diselimuti duka yang tak kunjung sirna. Sehingga pada satu kesempatan Soetomo memberanikan diri bertanya penyebabnya.
