Basri berharap Pilkades Landipo menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat serta mampu menjalankan program pembangunan berdasarkan kebutuhan desa.

Pemaparan visi dan misi menjadi kesempatan bagi warga untuk mengetahui rencana kerja kedua kandidat sebelum menentukan pilihan. Isu pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi menjadi sejumlah bidang yang dibahas dalam forum tersebut.

Sebagai informasi, Pilkades Serentak Konawe Selatan dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026. Pemilihan itu mencakup 30 desa, terdiri atas 27 desa yang mengikuti Pilkades serentak dan tiga desa yang melaksanakan Pilkades interim atau pergantian antarwaktu (PAW). (B)

Penulis: Ahmad Jaelani