"Makanya kami semua para jemaah mendatangi kantornya, tapi direkturnya tidak berada di tempat," Ilham yang hingga malam hari masih berada di travel tersebut.
Selain itu, Ibu Fatma Sari juga salah seorang calon jelaah yang berasal dari Kota Kendari mengaku, ia dan suaminya telah menyetor uang sebesar Rp 66.800.000.
"Saya tidak mau tau, pokoknya saya harus diberangkatkan, karena kami semua sudah membayar lunas," cetus Fatma Sari.
Puluhan calon jemaah umroh tersebut diketahui mendatangi kantor travel sejak pagi hingga pukul 22.15 Wita, karena kembali dijanjikan akan diselesaikan pada Senin, 28 November 2022 oleh Komisaris PT Arahman Wisata Mandiri, para jemaah pun membubarkan diri. (A)
Penulis: Thamrin Dalby
