KENDARI, TELISIK.ID - Atlet disabilitas yang bakal berangkat pertandingan di Pekan Paralympic Nasional (PEPARNAS) Papua 2021 diduga diberi pelayanan buruk.
Pasalnya, para atlet penyandang disabilitas itu hanya diberi makan nasi bungkus setiap harinya dan meminum air galon saat berada di pusat pelatihan oleh Nasional Paralympic Comite (NPC) Sultra yang menaungi atlet tersebut.
Tak hanya itu, para atlet juga diduga hanya diberikan vitamin berupa tablet dari pengurus NPC Sultra untuk ketahanan tubuh mereka. Belum lagi, mereka diberi tempat tinggal yang tidak layak selama latihan di Kota Kendari.
Terlebih lagi, terdapat beberapa kejanggalan karena tidak lolosnya beberapa atlet dengan alasan tidak lolos seleksi, padahal yang ikut seleksi hanya satu orang saja.
Anggota DPRD Kolaka, Musdalim Zakir yang mengawal kasus para atlet mengatakan, beberapa para atlet yang dipulangkan berasal dari wilayah Kolaka Raya diduga ada kejanggalan.
