Pemberian izin ini juga memberikan wewenang kepada pemerintah untuk "memperluas vaksinasi kepada kelompok berisiko tinggi, mereka yang rentan mengalami infeksi virus yang parah dan para lansia," ujar Zeng Yixin, Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional.
China menghadapi tantangan untuk menyediakan vaksin bagi populasinya yang mencapai lebih dari 1,3 miliar jiwa.
"Secara umum, kami harus memvaksinasi 60% sampai 70% untuk menciptakan perlindungan universal," tambah Zeng.
China menargetkan 50 juta warganya sudah menjalani vaksinasi sebelum Imlek 2021 yang jatuh 12 Februari 2021. (C)
Reporter: Muhammad Israjab
