KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Hampir dua pekan ini keberadaan gas elpiji 3 kg atau gas melon di Kabupaten Kolaka Utara, masih langka. Akibatnya, masyarakat utamanya para ibu rumah tangga, mengeluhkan hal itu.
Selain emak-emak, kelangkaan gas melon ini turut dirasakan para mahasiswa Institut Teknologi Sains (Intens) Muhammadiyah yang ngekos di Kota Lasusua.
Imbasnya, ratusan mahasiswa Intens Muhammadiyah beberapa waktu lalu menggelar aksi unjuk rasa di bundaran Tugu Kelapa Kota Lasusua, depan kantor Dinas Perdagangan, kantor bupati, dan gedung DPRD Kolaka Utara, mendesak pemerintah daerah turun tangan atasi masalah tersebut.
Salah seorang perwakilan mahasiswa, Try menuturkan, kelangkaan elpiji 3 kg di Kolaka Utara tidak hanya dirasakan masyarakat umum, pedagang kaki lima, tapi juga mahasiswa yang tinggal di kos-kosan.
Baca Juga: Mahasiswa Intens Kolaka Utara Demo Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
