"Sudah hampir dua pekan masyarakat kesulitan memperoleh gas elpiji 3 kg. Hampir semua toko (pengecer) stok gas melon kosong. Kalau pun ada, harganya mahal, di Lasusua sudah naik hingga Rp 40.000 bahkan ada yang jual Rp 50.000 per tabung," ujarnya.

Salah satu ibu rumah tangga di Desa Lahabaru, Kecamatan Watunohu, Indah menyatakan, satu hari lalu ia membeli elpiji 3 kg di Kelurahan Lapai seharga Rp 35.000 per tabung.

"Beruntung bisa dapat, harganya juga mahal Rp 35.000. Kalau dulu normalnya Rp 28.000 di tingkat pengecer (kios.red)," terangnya, Sabtu (21/10/2023).

Baca Juga: Siap-Siap, Kota Baubau akan Konversi Minyak Tanah ke Gas Elpiji Tahun Depan

Penelusuran Telisik.id, kelangkaan gas subsidi di Kolaka Utara ini dimanfaatkan para pengecer untuk menaikkan harga di atas harga normal. Mereka terpaksa melakukan itu karena stok yang mereka terima dari pangkalan sangat terbatas.