KENDARI, TELISIK.ID - Pembangunan Tower Bank Sultra yang telah dicanangkan sejak masa pemerintahan Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Nur Alam, hingga hari ini belum juga selesai. Bahkan sudah mangkrak sejak akhir pengerjaan tahap satu pada 2021 lalu.

Berdasarkan pantauan Telisik.id, beberapa area gedung masih dipagari atap seng. Halaman dalam area gedung tower terlihat ditumbuhi oleh rerumputan liar. Dinding bangunan juga terlihat mulai dipenuhi noda berwarna hitam. Tidak ada aktivitas pembangunan. Tidak tampak tukang atau buruh bangunan yang sibuk bekerja.

Poyek yang dimulai pada Februari 2017 tersebut, awalnya direncanakan rampung pada 2018. Namun kenyataannya, hingga hari ini tak kunjung selesai. Tidak jelas kapan pengerjaan tahap dua akan dimulai.

Bangunannya telah berdiri kokoh dengan total 14 lantai, namun belum tuntas sepenuhnya. Kenyataan itu tentu saja mengundang tanda tanya.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Farhana Mallawangan saat dihubungi Telisik.id menjelaskan, pihak DPRD telah menyoroti pembangunan Tower Bank Sultra, bahkan sejak pengerjaan tahap satu telah selesai.