Baca Juga: Penjual Sapu Lidi Mengais Rezeki di Tengah Hujan Deras, Kadang Hanya Dapat Rp 10 Ribu

Kata dia lagi, dulu pernah sempat diusir oleh warga, namun kepala desa saat ini mengizinkannya tinggal di WC umum dan bertanggung jawab atas pengelolaan WC umum. Dia setiap hari membersihkan WC umum itu.

“WC umum ini sudah lama dibangun oleh pemerintah,” kata Udin yang bekerja sebagai kuli bangunan serabutan.

Dia menceritakan, uang yang dihasilkan dari pekerjaannya belum mencukupi untuk membangun rumah untuk keluarganya. Hingga dia memutuskan tinggal di WC umum, apalagi selama ini tidak digunakan warga.

Kades Kancinaa, Salimudin menyampaikan, pihak desa sudah mengupayakan agar keluarga Udin mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten ataupun provinsi, namun hingga saat ini belum terealisasi.