Ali mengatakan, hal itu dikarenakan banyaknya proyek pembangunan kawasan industri, seperti Kawasan Industri Indonesia Pomalaa Industry Park, Kawasan Industri Motul, dan Kawasan Industri Kendari.
Pembangunan kawasan industri tersebut menstimulus permintaan tenaga kerja yang jauh lebih banyak dibanding tahun 2022 kemarin, oleh karenanya sangat nihil jumlah PHK bahkan pengangguran.
“Saya secara pribadi belum melihat itu, untuk Sulawesi Tenggara kayaknya tidak. Sulawesi Tenggara di tahun ini banyak sekali menerima pekerja,” jelasnya. (A)
Penulis: Adinda Septia Putri
Editor: Kardin
