Selain itu, ia juga mengatakan, pemasaran kopi tersebut sasarannya semua hotel bintang lima dan restoran di NTT. Secara khusus semua hotel di Labuan Bajo.
“Kalau masih ada kopi lain maka hotelnya diberi peringatan. Tapi kalau tetap tidak mau dengar, maka hotelnya kita akan tutup. Hal ini demi pemasaran kopi colol yang sudah mendunia itu,” tegas Laiskodat.
Sementara itu, Bupati Manggarai Timur Andreas Agas dalam sambuatanya, mengajak Gubernur NTT Viktor B Laiskodat membantu memasarkan kopi Colol ke sejumlah hotel dan restoran di NTT.
Kata Agas, untuk memasarkan kopi Colol, tentu harus ada kemasan resmi.
Agas mengisahkan kopi Colol awal mulanya masuk ke Desa Colol bernama kopi Juria. Diketahui, juria adalah varietas kopi pertama yang ditanam di Bumi Flores, khususnya di daerah Colol, Manggarai Timur.
