“Kami dari NTT datang khusus ke delapan provinsi untuk minta dukungan menjadi tuan rumah PON XXII (PON Nusa Tenggara). Tentunya ini juga sebagai pendekatan dengan historis dan sebagai apresiasi di mana dalam sejarah, tercatat PON pertama tahun 1948 diselenggarakan di Provinsi Jawa Tengah, yaitu di Kota Solo,” ujar Wagub JNS, Jumat (18/2/2022) kemarin.
Kata Wagub JNS, pihaknya berbicara dalam konsep wawasan nusantara, maka agar PON setelah Papua di ujung Timur tahun 2021, nanti PON XXI 2024 diadakan di ujung Barat Indonesia, yaitu di Aceh-Sumut.
"Sudah saatnya, PON XXII diadakan di ujung Selatan tahun 2028, dan nanti 4 tahun kemudian di Utara Indonesia. Ini juga dengan adanya kepentingan geopolitik dan geostrategis yang harus dipertimbangkan, yaitu ada Sabang dan Merauke, ada Miangas dan Rote,” urainya.
Sementara itu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, Pemprov Jawa Tengah siap mendukung NTT-NTB sebagai tuan rumah PON XXII.
"Saya akan sampaikan dukungan saya melalui channel YouTube, juga patut saya katakan NTT dan NTB itu adalah saudara kami juga,” jelasnya.
