Menurut Gubernur Ganjar, sesungguhnya Jateng dan DIY sudah siap untuk ikut bidding April nanti, tetapi karena PON XX kemarin pihaknya menyerah untuk saudara dari ujung Timur, yaitu di Papua.

"Tapi karena ada permintaan dari Kakak Josef (Wagub NTT) yang datang langsung dan dengan mempertimbangkan pemerataan kesempatan, maka untuk kedua kalinya kami mengalah untuk sesama saudara dari bagian Timur,” tambahnya.

Gubernur Ganjar dalam kesempatan itu juga meminta agar Pemprov NTT-NTB memperhatikan sarana atau pembangunan venue PON 2028 nanti.

"Olahraga tidak sekadar prestasi, tapi juga harus menjadi industri. Apalagi saudara-saudara dari Timur Indonesia memiliki potensi besar di bidang olahraga" katanya.

Penting mempertimbangkan sport science dan pada atlet harus bisa training sampai ke luar negeri untuk persiapan