KENDARI, TELISIK.ID - Sudah seminggu pasca Presiden Joko Widodo menetapkan kenaikan harga BBM. Akan tetapi gejolak penolakan terus berlanjut dari banyak kalangan, termasuk dari driver ojek online (ojol).

Berbeda dengan jenis transportasi umum lainnya yang sudah direncanakan tarifnya akan naik, para driver ojek online masih mengeluhkan tarif mereka yang terlalu murah di tengah tingginya harga BBM saat ini.

Seorang driver ojek online Maxim di Kota Kendari, Ardi mengatakan, tarif minimum yang diberlakukan di Maxim, masih sama seperti sebelum kenaikan harga BBM, yaitu Rp 7.900 untuk pengantaran penumpang dan Rp 4.000 untuk pengantaran makanan.

Tarif ini bahkan lebih murah dari pesaingnya Grab, yang mematok tarif minimum Rp 11.000 untuk pengantaran customer dan Rp 5.000 untuk pengantaran makanan.

Baca Juga: BKKBN Sultra Galakkan Program Bapak Asuh Anak Stunting