Dalam diskusi tersebut, Sudirman menguraikan perlunya melakukan orientasi arah pembangunan, terutama menyikapi wabah COVID-19.  

Menurut dia, ini kesempatan baik untuk meninjau ulang seluruh arah pembangunan.  Karena COVID-19 mengingatkan kita bahwa kemandirian untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar warga negara sangat mendesak untuk dibangun.  

“Pangan, energi, barang-barang industri kebutuhan dasar warga negara kita ternyata begitu besar ketergantungannya kepada negara lain. Krisis menghantam kita dengan keras,” terangnya.

Membangun kemandirian atas kebutuhan dasar warga, sebenarnya peluangnya terbuka lebar. Karena Indonesia memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat besar.

“Ide-ide terbaik, regulasi bagus, konsep bagus, sering tidak terlaksana karena terhalang oleh conflict of interest,” tutur aktivis anti korupsi ini.