Di sisi lain, dalam liputan Kompas TV, Sudrajat mengungkapkan pengalaman pahit yang ia alami selama proses interogasi. Ia mengaku mendapat intimidasi, disekap, dan dianiaya oleh oknum aparat hingga mengalami luka memar di wajah serta bahu. Pengalaman tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi dirinya.
Baca Juga: Sosok Pengusaha Malaysia yang Viral Dinikahi Mualem, Berikut Daftar Istrinya
Sudrajat juga mengaku kapok untuk kembali berjualan es gabus di Jakarta. Ia menyebut peristiwa itu membuatnya takut berinteraksi dengan aparat dan khawatir kejadian serupa terulang. “Saya jadi trauma, sampai sekarang masih takut kalau ingat kejadian itu,” ungkap Sudrajat dalam tayangan Kompas TV.
Pengakuan tersebut memicu reaksi luas dari masyarakat, termasuk desakan agar aparat terkait melakukan evaluasi dan memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai prosedur. Publik juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pedagang kecil agar tidak menjadi korban perlakuan yang tidak semestinya.
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap kronologi sebenarnya. Pendalaman dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi serta menelusuri prosedur pengamanan yang dilakukan aparat di lapangan. (C)
