Pada kasus yang menimpanya, Nur Alam mengetahui jika ia tidak sendirian, katanya, banyak tokoh-tokoh politik yang dipenjara karena keadilan yang absurd, seperti yang dialami Presiden Sukarno, harus menapak jalan yang terjal dan penuh cobaan, hingga akhirnya tampil sebagai pemimpin bangsa.
Sukarno adalah proklamator, bapak bangsa Indonesia, sejarah mencatat Sukarno pernah dijebloskan ke penjara. Setelah dibebaskan, Sukarno melanjutkan perjuangan dan memproklamirkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Selanjutnya kata Nur Alam, jika mengambil contoh dari mancanegara, ada seorang tokoh bernama Nelson Madela. Dia dinyatakan bersalah karena terlibat dalam perlawanan bersenjata. Menuntut hak warga kulit hitam di Afrika Selatan.
Nelson Mandela dipenjara di pulau Robben selama 27 tahun, tetapi itu semakin mengukuhkannya sebagai orang yang anti apartheid (sistem pemisahan ras).
Setelah dibebaskan tahun 1990, 4 tahun kemudian ia memenangkan pemilu dan diangkat menjadi presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan.
