Baca Juga: Pemkab Buton Selatan Gandeng Indomaret Genjot Produk UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional
Festival yang digelar selama tiga hari berturut-turut itu, menjadi ikonik sebab mampu menghadirkan hampir seribu penari kolosal pada pembukaannya. Selain pertujukan tari, terdapat pagelaran fashion show yang menjadi ajang kreatifitas anak muda Siompu dalam menggabungkan sentuhan tradisional wastra Buton dengan gaya busana moderen sehingga menyuguhkan tampilan modis yang syarat akan identitas budaya.
Tak hanya itu, sepanjang penyelenggaraan event tersebut menyajikan proses pembuatan kain tenun Buton khas Siompu, mulai dari pemintalan benang hingga menjadi sebuah sarung. Selain mengedukasi, terdapat interaksi antara pengunjung dengan pengrajin di sana lewat praktik menenun sarung yang mana diharapkan dapat melestarikan warisan budaya leluhur.
Berlandaskan hal itu, festival budaya Wonderful Siompu Island digadang-gadang bakal menjadi ikon baru di sektor pariwisata dan diharapkan menjadi event tahunan di Buton Selatan yang mampu menyamai kesusksesan Wakatobi Wave.
Olehnya, Firman mengatakan, Pemkab Buton Selatan mendukung inovasi Siompu Ethnic Journey (SEJ) dengan menawarkan beberapa rekomendasi langkah strategis diantaranya.
