Lebih lanjut Manan mengatakan, pelaksanaan Konferta online ini untuk menjaga dan memutus anggota AJI dari penularan virus corona. Meskipun ia mengakui, persiapan Konferta online lebih rumit.
Baca juga: UPTD Torobulu-Tampo Keluhkan Penerapan Prokes di Pelabuhan
"Saya tidak ingin ada anggota AJI yang terpapar corona sepulang dari Konferta. Makanya kita menginginkan semua Konferta digelar secara online, karena bisa membuat kita tidak nyenyak tidur, kalau ada anggota AJI terpapar corona," tuturnya.
Manan meminta pengurus baru AJI Kendari menyusun program kerja yang mampu menjawab tantangan yang dihadapi.
Menurut dia, kualitas demokrasi di Indonesia saat ini mengalami kemunduran. Hal ini ditandai dengan meningkatnya kasus kekerasan dan tindak represif terhadap jurnalis.
