KENDARI, TELISIK.ID - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan. Atas dasar tersebut, Kementerian Kesehatan berupaya menekan penyebaran DBD dengan menerapkan inovasi nyamuk wolbachia.

Teknologi wolbachia telah menjadi langkah strategis nasional yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan. Saat ini, ada lima kota di Indonesia yang telah dilakukan pilot project implementasi wolbachia dalam menanggulangi penyebaran nyamuk yang terinfeksi dengue.

Wolbachia pada dasarnya merupakan bakteri yang dapat hidup di serangga. Berdasarkan pemaparan Muhammad Ridwan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, bakteri wolbachia dapat melumpuhkan virus dengue pada nyamuk aedes aegypti.

"Wolbachia itu adalah bakteri yang hampir seluruh serangga ada pada dirinya. Ternyata setelah dilakukan penelitian, bakteri wolbachia ini mampu tidak mereplikasi virus DBD. Ternyata nyamuk wolbachia ini mampu menyebabkan virus DBD itu tidak terjadi replikasi, sama dengan obat antirotreviral pada HIV," ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/1/2024).

Dengan kata lain, nyamuk wolbachia akan memblok perkembangbiakan nyamuk-nyamuk yang terinfeksi dengue.